Rabu, 07 November 2012

PIKNAS VI


I.                  PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Sumberdaya hutan  mempunyai peran penting dalam pemenuhan kebutuhan hidup dan kesejahteraan manusia. Semua hasil hutan baik dalam bentuk kayu maupun non kayu telah dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhannya, terutama di bidang ekonomi. Pada sebagian masyarakat desa hutan (sekitar hutan), sumberdaya hutan dijadikan sebagai sumber pemenuhan  kebutuhan sehari-hari tanpa diolah lebih lanjut, serta diambil secara tradisional. Potensi dan manfaat sumberdaya hutan lebih luas lagi dan sangat mempengaruhi perkembangan sektor ekonomi suatu negara, keadaan sosial dan budaya di sekitar hutan dan mempengaruhi keadaan lingkungan dan ekosistem yang ada di dalamnya.
Paradigma ekonomi modern berkembang sejak ditandai dengan adanya proses industrialisasi yang banyak menggunakan sumber daya yang tidak terbaharui (batu bara, minyak bumi, dan gas alam) sebagai sumber energi secara berlebihan. Dalam perkembangan ekonomi sekarang, banyak berbagai pihak yang mulai berpikir bahwa perlu ada solusi untuk mengatasi keadaan lingkungan yang semakin hari menurun kualitasnya karena eksploitasi sumberdaya alam untuk kepentingan ekonomi tersebut. Banyak program yang dirancang oleh pemerintah agar kegiatan pengelolaan hutan yang multistakeholder dapat berjalan dengan baik tanpa harus mengeksploitasi alam secara berlebihan dan mensejahterakan masyarakat.
Pamor sektor kehutanan semakin menurun akibat dari besarnya kerusakan hutan dan lahan yang terjadi setiap harinya. Kebijakan-kebijakan kehutanan yang membuat sektor perekonomian tidak berkembang, permasalahan tenurial serta masalah lainnya yang terkait sosial dan lingkungan. Permasalahan ini berpengaruh terhadap banyaknya sarjana kehutanan yang lebih memilih bekerja diluar sektor kehutanan dibanding sektor kehutanan itu sendiri. Oleh karena itu, kegiatan PIKNAS VI dilaksanakan sebagai optimalisasi sarana pembelajaran dan merekonstruksi paradigma pembangunan kehutanan yang sekarang mulai luntur dikalangan mahasiswa kehutanan. Hal tersebut dilakukan dengan cara menggali kembali segenap potensi yang dimiliki oleh sektor kehutanan sehingga dapat memberikan kesadaran kepada mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum bahwa ruang gerak untuk mewujudkan pengelolaan  hutan lestari yang mensejahterakan  masyarakat masih sangat luas baik di sektor kehutanan, maupun melalui sektor lain. Akan tetapi, untuk mencapai hal itu membutuhkan kesadaran, konsistensi, kreativitas, dan inovasi yang tinggi untuk bergerak langsung.
Kegiatan PIKNAS VI merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah untuk  mensukseskan  program pembangunan yang sesuai dengan harapan “pro growth, pro job, pro poor, pro environtment” sehingga komitmen pemerintah terkait target menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 26% pada tahun 2020 dengan upaya sendiri dapat tercapai.
1.2 Tujuan Kegiatan
1.      Membangun kerangka berpikir yang efektif terhadap kondisi kehutanan sebagai bekal dalam menunjang keprofesian rimbawan di masa kini dan yang akan datang
2.      Mengoptimalkan sarana pembelajaran, pengembangan sumber daya mahasiswa serta penguatan kapasitas mahasiswa dalam pembangunan kehutanan yang terkait dengan masyarakat dan isu global menuju peningkatan peran serta mahasiswa dalam  proses pembangunan  kehutanan
3.      Membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak serta membangun semua rumusan pemikiran mahasiswa terkait pengelolaan hutan yang mengutamakan pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat yang dikaitkan dengan konteks kekinian terkait isu global
  1. Mendukung program pemerintah dan stakeholder lainnya yang terlibat dalam pengelolaan hutan dapat mensukseskan program pembangunan yang sesuai dengan harapan “pro growth, pro job, pro poor, pro environtment” sehingga komitmen pemerintah terkait target menurunkan emisi gas rumah kaca sebanyak 26% pada tahun 2020 dapat tercapai
1.3  Dasar Kegiatan
1.      UU No.12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
2.      SK Mendikbud No.155 Tahun 1998 Tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Lembaga Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi
3.      Rapat Kerja Pengurus Cabang Sylva Indonesia Institut Pertanian Bogor bulan Februari 2012

II.                                           PELAKSANAAN KEGIATAN
Nama Kegiatan
Kegiatan ini dinamakan “Pekan Ilmiah Kehutanan Nasional VI” (PIKNAS VI) Tahun 2012.
Tema Kegiatan
Tema kegiatan ini adalah “Potensi Hutan sebagai Media Pendidikan”. Tema ini membahas segenap potensi hutan yang dimiliki sektor kehutanan. Potensi yang dimiliki penting untuk dikembangkan oleh rimbawan di masing-masing sektor pekerjaan sehingga terdapat pengembangan ilmu pengetahuan yang berguna untuk pendidikan dan pembangunan kehutanan di Indonesia. 
Waktu dan Tempat Kegiatan
Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 11-15 Desember 2012. Adapun kegiatan akan dilaksanakan secara kontinu di Kampus Fakultas Kehutanan IPB, IPB International Convention Center, Sungai Cangkurawok, Darmaga Bogor dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.
Output Kegiatan
  • Membangun kerangka pikir rimbawan yang efektif terhadap solusi permasalahan kehutanan.
  • Meningkatkan kapasitas keilmuan mahasiswa dalam bidang kehutanan terutama yang keterkaitannya dengan sosial kemasyarakatan.
  • Memberikan rumusan hasil pemikiran mahasiswa sebagai sebuah terminologi tentang skenario dan strategi untuk pembelajaran langsung ke tingkatan akar rumput masyarakat.
  • Menstimulasi mahasiswa untuk melihat persoalan kemudian bergerak sesuai kapasitasnya di tingkatan lokal spesifiknya dalam rangka pembelajaran langsung ke masyarakat.



Bentuk Kegiatan
Rencana kegiatan Pekan Ilmiah Kehutanan Indonesia VI tahun 2012 terdiri dari :
1.      Seminar Nasional
      Seminar Nasional dengan  tema Membuka Cakrawala Potensi Hutan di Indonesiadan “Tantangan Rimbawan Muda sebagai Sarjana Kehutanan untuk Memecahkan Permasalahan Praktek Pengelolaan Hutan dalam Pembangunan Kehutanan di Indonesia”. Seminar Nasional ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran secara umum  tentang potensi hutan yang dijadikan media pembelajaran bagi semua multistakeholder dan masyarakat serta merumuskan sebuah terminologi prespektif mahasiswa. Hal tersebut menjadi bekal langkah untuk fase pembelajaran langsung pada tingkatan lokal spesifik yang bisa dijangkau dan sebagai motivasi kepada rimbawan muda agar tetap konsisten berada di sektor kehutanan. Sasaran dari seminar ini adalah para delegasi dari fakultas kehutanan seluruh Indonesia dan mahasiswa IPB secara umum serta mengundang pelajar tingkat SMA se Bogor.  Seminar ini menghadirkan narasumber dari akademika, pemerintah (Kementerian Kehutanan Republik Indonesia), narasumber lapangan dan NGO. Kegiatan ini merupakan sebuah pembentukan kerangka berpikir mengenai pemanfaatan hasil hutan dan potensinya sehingga dapat dijadikan media pembelajaran secara langsung maupun tidak langsung kepada semua pihak terkait yang dapat diteruskan ke tingkat masyarakat serta memberikan pemahaman tentang keprofesian kehutanan. Masalah yang terkait tentang potensi hutan dan manfaatnya akan dibahas lebih lanjut dalam seminar nasional ini.

2.      FGD (Focus Group Discussion)
Kegiatan ini berupa diskusi interaktif yang diikuti oleh para delegasi Pengurus Cabang Sylva Indonesia. Tema yang akan dibahas pada diskusi ini yaitu etnobiologi, potensi hutan gambut, kebijakan kehutanan, dan teknologi hasil hutan dimana para peserta akan dibagi menjadi empat kelompok dan akan dipimpin oleh dosen-dosen pada bidangnya. Diskusi ini merupakan contoh pendekatan dan pembelajaran tentang pemanfaatan hutan secara lestari dengan mengetahui manfaat dari hutan tersebut yang sudah dibahas pada Seminar Nasional.



3.      Lomba Penulisan Artikel Kehutanan
Kegiatan ini berupa lomba artikel atau gagasan pemikiran yang dikuti oleh mahasiswa, pelajar, dan umum secara perorangan. Lomba artikel ini  dibagi menjadi dua kategori yaitu untuk pelajar SMA se-Bogor dengan tema “Kebakaran Hutan” dan umum (S1)  dengan tema tentang “Praktik Pengelolaan Hutan di Indonesia”. Karya tulis dikirimkan kepada panitia yang kemudian akan dinilai oleh tim juri dari dosen di bidangnya. Tim juri akan menilai tiga karya tulis terbaik dari masing-masing kategori untuk dipresentasikan dalam rangkaian kegiatan PIKNAS VI. Pendaftaran dan pengumpulan karya akan dimulai tanggal 7 November 2012, pengumpulan berkas lomba berakhir pada tanggal 30 November 2012. Pengumuman pemenang akan diberitahukan pada tanggal 5 Desember 2012. Tiga pemenang akan diundang pada Forestry Expo serta diberikan waktu untuk memaparkan isi dari artikel yang telah dibuat. Tujuan dari kegiatan adalah ingin melihat pandangan para peserta tentang permasalahan yang terjadi dalam bidang kehutanan.

4.      Lomba Fotografi
Kegiatan ini berupa lomba fotografi yang diikuti oleh mahasiswa, pelajar, dan masyarakat umum sekitar wilayah Jabodetabek. Hasil fotografi ini akan dikirimkan kepada panitia untuk dinilai juri dan akan ditampilkan pada kegiatan Forestry Expo. Objek yang diambil pada lomba fotografi ini bertema “Kehidupan di sekitar Hutan. Pendaftaran dan pengumpulan karya dimulai tanggal 7 November 2012, pengumpulan berkas lomba berakhir pada tanggal 30 November 2012. Pengumuman pemenang akan diberitahukan tanggal 5 Desember 2012. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menunjukkan eksistensi sisi kehidupan di sekitar hutan melalui keindahan seni fotografi.

5.      Forestry Expo
Acara ini berupa pameran dan bazar yang diselenggarakan selama acara PIKNAS VI berlangsung, pameran akan menggambarkan potensi hutan secara umum. Pameran  akan diisi oleh NGO di bidang kehutanan dan lingkungan, perusahaan /lembaga sponsor, lembaga kemahasiswaan di Fakultas Kehutanan IPB. Bazar akan diisi oleh panitia untuk menjual buku-buku kehutanan, souvenir kehutanan, atribut kehutanan serta produk atau kerajinan hasil hutan  lainnya dari tiap Pengurus Cabang Sylva Indonesia selain itu juga akan  menampilkan hasil lomba fotografi. Pameran dan bazar akan dibuka di tempat yang  strategis sehingga dapat dikunjungi oleh seluruh mahasiswa IPB. Tujuan forestry expo ini adalah memperkenalkan secara umum bentuk-bentuk potensi hutan yang dapat memberikan manfaat terhadap kehidupan.
6.      Wall Climbing and Tree Climbing Class
Wall climbing class adalah kegiatan pelatihan panjat dinding  yang dibuat sebagai simulator tebing. Sedangkan  tree climbing class adalah kegiatan pelatihan panjat pohon. Kegiatan ini akan dipandu oleh Lembaga Kemahasiswaan Rimbawan Pecinta Alam (RIMPALA) Fakultas Kehutanan IPB. Kegiatan ini selain bertujuan sebagai hiburan bagi para delegasi juga bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang teknik memanjat agar dapat mengaplikasikan ilmu ini pada saat dilapang. Kegiatan Tree Climbing  juga sangat berguna untuk menunjang keprofesian kehutanan salah satunya untuk pengambilan biji atau pengunduhan dan pengamatan kehidupan makhluk hidup pada tajuk pohon. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Kampus Fakultas Kehutanan IPB Darmaga.

7.      Susur dan Aksi Bersih Sungai
Kegiatan ini berupa susur sungai sekaligus aksi bersih-bersih sungai yang dilaksanakan di Sungai Cangkurawok. Kegiatan ini merupakan penerapan inisiatif mahasiswa kehutanan yang peduli dengan lingkungan serta contoh  praktek pengelolaan DAS. Hasil dari bersih-bersih sungai ini juga diaplikasikan dalam bentuk pengelolaan limbah plastik yang akan dipandu oleh divisi Bank Plastik PC Sylva IPB dan bekerja sama dengan Lembaga Kemahasiswaan RIMPALA Fakultas Kehutanan IPB.

8.      Pengenalan Penangkaran Rusa dan Kupu-kupu di IPB
Kegiatan pengenalan penangkaran rusa dan kupu-kupu ini dilakukan di daerah Perumdos IPB Darmaga. Bertujuan untuk mengenalkan contoh pengelolaan konservasi fauna secara eksitu di Fakultas Kehutanan IPB. Penangkaran yang dikelola di bawah Departemen Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata Fahutan IPB. Sasaran dari kegiatan ini adalah para delegasi PC Sylva Indonesia dan pengenalan akan dipaparkan oleh dosen yang ditunjuk sebagai dosen pengurus.

9.      Pengamatan Satwa Liar
Kegiatan pengamatan satwa liar ini mengambil satwa herpetofauna seperti ular, kodok, katak dll. Kegiatan ini dilaksanakan malam hari di beberapa tempat sekitar Kampus IPB Dramaga yaitu di Kebun Percobaan Landscape, Danau LSI, dan Hutan Rektorat. Pengamatan ini akan dipandu oleh Kelompok Pemerhati Satwa Himakova Fahutan IPB. Sasaran peserta adalah para delegasi PC Sylva Indonesia.
10.  Explorasi
Kegiatan explorasi merupakan bentuk penjelajahan lapangan dengan tujuan untuk mengetahui keadaan sumberdaya hayati  yang ada di kawasaan Taman Nasional Gede Pangrango Jawa Barat. Kegiatan ini sebagai bentuk pelatihan dalam hal pengamatan potensi hayati yang ada di suatu kawasan taman nasional agar dapat diketahui besar manfaat yang ada. Sasaran peserta dari kegiatan adalah delegasi dari seluruh Pengurus Cabang Sylva Indonesia dan pantia PIKNAS VI.   
Peserta Kegiatan
Peserta kegiatan ini antara lain :
  1. Peserta delegasi merupakan peserta perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi kehutanan seluruh Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kehutanan Indonesia (Sylva Indonesia).
Berikut kami lampirkan anggota Sylva Indonesia
FORUM REGIONAL I
PCSI STIK ACEH
PCSI USU SUMATERA UTARA
PCSI UNRI RIAU
FORUM REGIONAL VI
PCSI UNPAR PALANGKARAYA
PCSI UNLAM BANJARMASIN

FORUM REGIONAL II
PCSI UMSB SUMATERA BARAT
PCSI UNIB BENGKULU
PCSI UNILA LAMPUNG
PCSI UNILAK RIAU
FORUM REGIONAL VII
PCSI UNTAD PALU
PCSI UNMUL SAMARINDA
PCSI STIPPER SANGGATA
FORUM REGIONAL III
PCSI IPB BOGOR
PCSI UNB BOGOR
PCSI UNWIM BANDUNG
PCSI UNIKU KUNINGAN
PCSI UNTAN PONTIANAK
FORUM REGIONAL VIII
PCSI UNSAT MAKASSAR
PCSI UNHAS MAKASSAR
PCSI UNHALU KENDARI
PCSI UIT MAKASSAR
PCSI UNISMUH MAKASSAR
FORUM REGIONAL IV
PCSI INSTIPER YOGYAKARTA
PCSI UGM YOGYAKARTA
FORUM REGIONAL IX
PCSI UNIPA PAPUA
PCSI UNPATTI MALUKU
PCSI STP LABUHA
PCSI UNERA HALMAHERA
FORUM REGIONAL V
PCSI UNMER MADIUN
PCSI UMM MALANG
PCSI UNRAM MATARAM
FORUM REGIONAL X
PCSI UDK KUTAMOBAGO
PCSI UNSRAT MANADO

2.      Peserta delegasi merupakan peserta perwakilan mahasiswa dari perguruan tinggi kehutanan seluruh Indonesia yang tergabung akan menjadi anggota dalam Sylva Indonesia (tingkat persiapan).
3.      Peserta umum dengan sasaran mahasiswa baik lingkup Institut Pertanian Bogor maupun di luar Institut Pertanian Bogor, pelajar dan masyarakat umum.

Organisasi Pelaksanaan
Pelaksana kegiatan ini adalah lembaga-lembaga kemahasiswaan Fakultas Kehutanan IPB yang terdiri dari PC Sylva Indonesia Institut Pertanian Bogor, BEM Fakultas Kehutanan, Forest Management Student Club (FMSC), Himpunan Mahasiswa Hasil Hutan (Himasiltan), Himpunan Mahasiswa Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata (Himakova),
Tree Grower Community (TGC), International Forestry Student Association Local Comitte IPB (IFSA LC-IPB), Kelompok Seni Budaya Masyarakat Roempoet (KSB MR), Rimbawan Pecinta Alam (RIMPALA), DKM Ibaddurahman dan MT Al-Asyjaar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar